empty
 
 
29.05.2026 01:02 AM
USD/JPY. Analisis Harga. Proyeksi. Kekhawatiran Ekonomi Terkait Konflik di Selat Hormuz Melemahkan Posisi Yen Jepang

This image is no longer relevant

Pasangan USD/JPY telah menunjukkan tren naik selama tiga hari berturut-turut, mencapai level tertinggi empat minggu di sekitar 159,65 pada hari Kamis. Yen Jepang tetap melemah di tengah kekhawatiran ekonomi yang terkait dengan konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah. Hal ini, dikombinasikan dengan penguatan dolar AS secara keseluruhan, memberikan pengaruh positif terhadap harga spot, meskipun risiko intervensi dapat membatasi kenaikan lebih lanjut pada pasangan ini menjelang rilis data makroekonomi AS yang penting.

This image is no longer relevant

Para investor tetap khawatir bahwa perekonomian Jepang mungkin menghadapi tantangan signifikan akibat berlanjutnya gangguan pasokan energi melalui Selat Hormuz. Menambah kekhawatiran ini, aktivitas pengiriman di kawasan yang sangat strategis tersebut turun tajam sejak dimulainya konflik di Timur Tengah karena pembatasan pergerakan yang diberlakukan Iran serta blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran oleh Amerika Serikat.

Selain itu, dimulainya kembali serangan Amerika Serikat terhadap Iran meningkatkan risiko eskalasi ketegangan lebih lanjut di kawasan tersebut, yang terus melemahkan posisi yen Jepang dan memberikan dukungan bagi pasangan USD/JPY.

Menurut Reuters, pada hari Rabu, pasukan Amerika Serikat melancarkan serangan baru terhadap Iran dengan menyasar sebuah fasilitas militer yang dianggap mengancam pasukan AS dan pelayaran komersial di Selat Hormuz. Dilaporkan pula bahwa angkatan bersenjata AS mencegat dan menembak jatuh sejumlah drone Iran yang menimbulkan ancaman serupa. Selain itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan ketidakpuasan terhadap kondisi negosiasi saat ini dengan Iran, menegaskan bahwa ia tidak akan terburu-buru mencapai kesepakatan. Hal ini melemahkan harapan akan solusi diplomatik yang berpotensi mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama tiga bulan.

Perkembangan tersebut memperkuat status dolar sebagai mata uang cadangan di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve AS dapat menaikkan suku bunga pada 2026 untuk menangani inflasi, yang semakin mendukung pasangan USD/JPY. Namun, para pelaku pasar yang bersikap bearish terhadap yen Jepang tampaknya berhati-hati di tengah spekulasi mengenai kemungkinan intervensi otoritas Jepang untuk menopang mata uang nasional. Selain itu, para trader mungkin memilih untuk bersikap wait-and-see menjelang rilis indeks Personal Consumption Expenditures (PCE) dan laporan awal PDB AS pada hari Kamis.

Dari perspektif teknikal, pasangan ini menghadapi kesulitan menembus level 159,65. Resistance berikutnya berada di zona level psikologis 160,00 dan di atasnya hingga 160,50. Support saat ini ditopang oleh EMA 9 hari di sekitar level bulat 159,00, dan di bawahnya terdapat support tambahan dari SMA 50 hari. Namun, karena indikator osilator masih berada di zona positif, kubu bullish masih memegang keunggulan.

Ringkasan
Urgensi
Analitik
Irina Yanina
Mulai berdagang
Dapatkan keuntungan dari perubahan nilai mata uang kripto dengan InstaForex.
Unduh MetaTrader 4 dan buka perdagangan pertama Anda.
  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $9000 lebih banyak!
    Pada Mei kami mengundi $9000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS

Artikel yang direkomendasikan

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback